19 - 24 Agustus 2014 - Agriculture Training Camp 2014 bekerjasama dengan BBPP Ketindan Malang


Pendahuluan

Generasi muda sekarang adalah miniatur dari kehidupan di masa yang akan datang, bagaimana corak kehidupan di masa yang akan datang, kita dapat berkaca pada corak kehidupan generasi muda sekarang. Generasi muda saat ini cenderung kurang berminat terhadap sektor pertanian karena dalam pandangan mereka, bekerja di sektor pertanian termasuk pekerjaan kurang bergengsi, kesannya kotor, dan penghasilannya pun kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Terkesan pula aktivitas di bidang pertanian kurang penting bagi kehidupan, sehingga jarang ditemukan anak remaja bercita-cita menjadi petani. Perhatian siswa SD, SMP, dan sekolah lanjutan (kecuali SMK Pertanian) terhadap pertanian bisa dikatakan tidak ada.

Ketidaktertarikan generasi muda terhadap bidang pertanian sebenarnya telah menjadi masalah global, namun seharusnya tidak perlu terjadi di Indonesia, mengingat pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Beberapa isu global mutakhir yaitu energi dan pangan menjadikan pertanian ke depan memiliki nilai strategis yang perlu menjadi pusat perhatian. Dalam konteks nasional, dengan pertimbangan letak geografis yang sangat strategis sebagai negara tropika, pertanian harus menjadi lokomotif pembangunan nasional. Oleh karena itu, generasi muda harus disadarkan antara lain melalui pendidikan, DIKLAT, dan penyuluhan bahwa pertanian akan membawa kejayaan nasional asalkan ditekuni secara serius.

Agric Training Camp (ATC) adalah diklat yang diperuntukan kaum muda guna memperkenalkan dunia pertanian secara menarik, menghibur, nyata, aktif, dan menantang di lapangan,khususnya untuk menarik minat para pemuda dan pelajar terhadap dunia pertanian serta agar mereka dapat memberikan apresiasi yang wajar dan proporsional terhadap petani sebagai suatu profesi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Balai Besar Pertanian (BBPP) Ketindan perlu melaksanakan kegiatan DIKLAT Agric Training Camp (ATC) sebagai salah satu strategi dalam memperkenalkan dunia pertanian secara dini kepada generasi muda.

Tujuan

1. Meningkatkan minat, pengetahuan, dan kepedulian generasi muda terhadap dunia  pertanian

2. Menumbuhkan apresiasi masyarakat umum, khususnya generasi muda terhadap pembangunan pertanian

Manfaat

Setelah mengikuti DIKLAT, peserta diharapkan :

1. Mempunyai minat dan pengetahuan terhadap dunia pertanian sehingga menjadi calon wirausahawan dimasa datang

2. Mempunyai apresiasi yang tinggi terhadap pembangunan pertanian dan menjadi pelopor perubahan dalam bidang pertanian

Jadwal Kunjungan

Kamis, 21 agustus 2014

Pukul              : 08.00 – 10.00

Tempat           : Sabila Farm

Pukul              : 10.30 – 12.00

Tempat           : CV Rejeki Tani

Pukul              : 13.30 – 16.30

Tempat           : P4S Kambing PE

Sabtu, 23 Agustus 2014

Pukul              : 08.00 – 11.30

Tempat           : Volva Indonesia

Pukul              : 13.30 – 16.00

Tempat           : P4S Kelapa Mas

Penutup

Dari kegiatan DIKLAT Agric Training Camp (ATC) ini memberikan wawasan baru terhadap dunia Agriculture dan Wirausaha dibidang pertanian.